banner

Awal Mula Tertarik dengan dunia Pemrograman

Teknologi merupakan suatu hal yang tidak bisa dihilangkan di zaman modern ini. Saat ini, hampir setiap aktivitas tak luput dari yang namanya teknologi. Entah itu di rumah, sekolah, maupun di kantor, semua hal pasti mengandung unsur teknologinya. Untuk membuat sebuah mobil sport yang canggih misalnya, dibutuhkan sebuah program khusus yang dirancang oleh para programmer handal pastinya, untuk membuat perintah terhadap mobil tersebut.

Di era revolusi industri 4.0 saat ini, ada beberapa hal yang harus dikuasai diantaranya programming atau yang dikenal dengan istilah coding(/k?diNG/) adalah suatu proses menulis, menguji dan memperbaiki, dan memelihara kode yang akan membangun suatu program komputer. Pernah ngeliat kan barisan kode yang panjangnya minta ampun? Nah, itulah yang disebut dengan coding. Lo gaakan bisa membuat kode-kode yang panjang tersebut, tanpa lo mengerti dan paham dasar-dasarnya. Ibaratnya gini, lo mau perang nih ceritanya, tapi lo sama sekali gak bisa pake senjata yang lo punya. Alhasil? Ya mati lonya!

Oke, kali ini gua mau ngasih tau sama lo semua kenapa sih gua suka banget sama yang namanya coding? Bukannya itu rumit banget ya? Emangnya lo mau jadi hacker? Ntar ditangkep loh bla bla bla bla. Simpel aja sih jawaban gua. Pertama, gua orangnya seneng mencoba hal baru dan yang kedua, gua suka sesuatu hal yang rumit. So, berarti lo jago mtk dong? Jawabannya, kagak sama sekali. Matematika gua ancur brayy...

Dari sd, gua udah familiar banget sih sama yang namanya komputer. Gua dibeliin laptop pertama kali itu sekitar kelas 4 sd. Nah, waktu itu gua belum ngerti apa-apa soal komputer. Megang aja belum yekan? Tau kagak aplikasi apa yang pertama kali gua jalanin? PAINT! Lucu sih, gua otak-atik dah tuh paint. Mulai dari ngegambar orang, nyoret-nyoret gak jelas, dan sebagainya. Lo bisa bayangin kan betapa susahnya make pensil di paint?

Seiring berjalannya waktu, gua mulai paham tuh berbagai macam tools atau program yang ada di dalem laptop gua itu. Gua searching tuh di google berbagai masalah yang gua hadapi dan gua gak tau. Gua cari solusinya, dan akhirnya ketemu. Kalo gak ketemu, ya bisa berjam-jam atau bahkan berhari-hari gua cari tuh masalah sampe ketemu. Gua cari sampe ke akar-akarnya. Nah, sifat ini merupakan fondasi kuat buat lo semua yang mau jadi programmer. Masalah rumit aja bisa dihadapi, apalagi kamu (Lah kok curhat?).

Sebenernya awal mula gua jadi seorang programmer itu gak sengaja sih. Awalnya, gua penasaran aja gitu gimana game yang kita mainin itu bisa berjalan. Terus gua search tuh di youtube. Oh, ternyata dibalik itu semua, ada seorang programmer yang membuat program. Kok kayaknya asik gitu kan, terus gua coba-coba tuh nyari tutorial ya walaupun belum konsisten sih belajarnya.

Perjalanan gua dimulai sejak SMP kelas 9. Masuk ke dalam dunia pemrograman itu gak segampang yang gua dan lo semua kira. Diawal-awal belajar pemrograman, gua sempet bingung bahasa apa yang harus gua pelajari pertama karena waktu zaman gua kan belum ada kelas online kayak sekarang. Karena gua belum ngerti juga alur belajarnya, akhirnya gua coba berbagai macam bahasa pemrograman mulai dari java dan pascal. Dan ini yang salah dari gua, gua cuma belajar dasarnya doang abis itu ganti ke bahasa yang laen (Adegan berbahaya, jangan ditiru!).

Mulai konsisten belajar itu sekitar kelas 11. Telat? Enggak sama sekali. Gua sempet nyesel kenapa coba gua masuk SMA yang notabene gak diajarin pelajaran koding. Ketemunya paling microsoft word lagi, excel lagi dari zaman baheula gak pernah bosen. Tetapi hal itu gak bikin gua patah semangat. Orang lain bisa, gua juga harus bisa! pasti bisa!

Akhirnya, gua mulai cari referensi-referensi buat belajar dasar pemrograman. Ternyata, untuk mulai belajar pemrograman pertama kali, lo gak langsung nulis kode ke dalam text editor. Yang lo harus pelajarin pertama kali adalah ALGORITMA. Tentang bagaimana program tersebut dapat berjalan, kenapa kode ini bisa begini, dan lain sebagainya. Lo dituntut harus mampu menganalisis kode. Setelah itu baru lo terjun ke dunia programming yang sebenarnya.

Nah gua mulai tuh cari-cari referensi di youtube, ikut kelas online, dan beli buku pemrograman. Menurut gua, cara ini lebih efektif dibanding gua belajar sendiri tanpa alur sama sekali. Lo perlu selembar peta buat memulai perjalanan lo sebagai programmer. Lo harus bener-bener belajar dari akarnya, gak bisa langsung terjun bebas ke masalah yang kompleks. Ibarat gini, lo masih bayi tapi udah pengen haji.

Beberapa tips dari gua buat lo semua yang mau belajar jadi seorang programmer yang pertama yaitu tentukan passion lo. Misalnya lo suka ngegame. Ya lo belajar bahasa pemrograman yang banyak dipake buat bikin game seperti python. Kalo lo suka bikin aplikasi mobile bisa lo gunakan java. Atau bagi lo yang suka bikin website lo bisa mencoba javascript. Yang kedua tujuan lo. Lo mau jadi front end developer, back and developer, atau full stack developer? Untuk penjelasan mengenai ketiga hal ini bisa lo liat di google. Nah yang terakhir, niat. Kenapa niat gua taro paling akhir? Sederhana aja, gimana lo punya niat kalo passion sama tujuan lo aja kaga ada.

Oke, that's it kisah perjalanan gua menjadi seorang programmer. Belum seberapa sih, masih banyak cita-cita yang sedang gua perjuangkan. Cita-cita terbesar gua adalah menjadi seorang CEO dari sebuah startup terkenal. Mari kita sama-sama aminkan dan lihat apa yang terjadi sepuluh tahun kedepan.

Cheers,

Muhammad Elfanza

  165 Views    Likes  

banner
Nasionalisme di Generasi Milenial

previous post

Mengenal Lebih Jauh Tentang Taijiquan
Nasionalisme di Generasi Milenial

next post

Nasionalisme di Generasi Milenial

related posts