banner

Pandemi COVID-19 Diprediksi Segera Berakhir Dalam Waktu Dekat, Benarkah ?

Prediksi akan berakhirnya pandemi covid-19 semakin banyak dikemukakan di berbagai media-media masa stelah beberapa mulai di uji coba di berbagai negara. Di Indonesia sendiri vaksin covid-19 telah tersedia sebanyak 1,2 juta dosis. Vaksin yang dikirim langsung dari Sinovac ini telah tiba di Indonesia sejak Minggu (6/12/2020) malam dan akan langsung diberikan kepada para Nakes sebagai garda terdepan penanganan covid-19 ini. Namun, apakah adanya vaksin ini adalah tanda-tanda akan segera berakhirnya pandemi ?

Berdasarkan analisis yang dikemukakan oleh Citi Research mengungkapkan bahwa herd immunity kemungkinan belum dapat terbentuk hingga akhir tahun 2021. Herd Immunity akan terbentuk apabila banyak masyarakat yang sudah membentuk perlindungan pada dirinya terhadap penyakit dan tidak lagi dapat menularkan pada komunitas masyarakat lainnya.

Berdasarkan ungkapan tersebut dapat diprediksi bahwa kemungkinan besar negara yang dapat terlebih dahulu membentuk herd immunity ialah negara-negara yang tergolong kaya dan maju. Hal ini tentu karena negara-negara tersebut cenderung rakus dan agresif dalam pemesanan serta pemroduksian vaksin covid-19. Lalu bagaimana dengan nasib negara kita Indonesia ?

Citi Research juga mengemukakan bahwa hingga saat ini terdapat tiga produsen vaksin yang dinilai manjur dalam penanganan covid-19. Tiga produsen tersebut yaitu AstraZeneca, Pfizer, dan Moderna. Ketiga produsen ini dinilah telah memperoleh izin penggunaan vaksin darurat pada Desember 2020 hingga Januari 2021 dan vaksin dapat segera didistribusikan. 

Negara-negara maju seperti Amerika, Inggris, Kanada, Uni Eropa dan beberapa negara maju lainnya, bahkan telah memesan vaksin covid-19 dengan jumlah yang melebihi dari jumlah penduduk negaranya, ungkap Citi Research. Dari fakta tersebut dapat kita simpulkan bahwa negara-negara tersebut mungkin saja akan lebih cepat dalam mengakhiri pandemi covid-19 ini.

Kemungkinan ini pastinya berbanding terbalik dengan negara-negara berkembang dan miskin. Negara-negara tersebut cenderung membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan negara-negara maju. Bahkan kemungkinan negara-negara miskin baru akan memperoleh vaksin ini pada tahun 2022 mendatang.

Citi Research mengatakan bahwa, kemungkinan negara-negara miskin akan cenderung memilih untuk menunggu bantuan vaksin COVAX dari PBB dibandingkan harus memesannya secara langsung dari produsen. Oleh karena itu kemungkinan herd immunity akan lebih sulit dicapai di negara-negara tersebut. Namun, Bagaimana dengan negara kita tercinta Indonesia ?

Untuk di Indonesia sendiri saat ini penghadiran vaksin covid-19 terus diupayakan oleh Kemenkes dengan mendatangkannya dari berbagai produsen vaksin. Tidak hanya itu Indonesia juga sedang memproduksi secara mandiri vaksin covid-19 ini. Semoga dengan berbagai usaha tersebut  pandemi yang sedang melanda di berbagai negara di dunia tersebut dapat segera berakhir. Namun, hingga saat itu benar-benar tiba tetaplah untuk selalu mengingat 3M, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Semoga pandemi ini segera berakhir dan kita dapat kembali berkumpul dengan orang-orang tercinta. Amin.

 

 

 

Sumber:

Arbar, Thea Fathanah.25 November 2020.Prediksi Terbaru Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir di Bumi. CNBC Indonesia.

Azanella, Luthfia Ayu.08 Desember 2020.1,2 Juta Dosis Vaksin Tiba di Indonesia, Kemenkes: Nakes Dulu Ya!.Kompas.com

 

Sumber Gambar:

Pixabay.com 

 

 

  70 Views    Likes  

banner
Pandemi COVID-19 Diprediksi Segera Berakhir Dalam Waktu Dekat, Benarkah ?

previous post

Diskriminasi Pendidikan di masa pandemi
Pandemi COVID-19 Diprediksi Segera Berakhir Dalam Waktu Dekat, Benarkah ?

next post

Pandemi COVID-19 Diprediksi Segera Berakhir Dalam Waktu Dekat, Benarkah ?

related posts