Prosesku Untuk Memperoleh Beasiswa OSC

Halo sobat OSC, gimana kabarnya, aku harap kalian semua selalu dalam keadaan sehat dan dilancarkan setiap usahanya dalam perkuliahannya. Perkenalkan namaku Yosephine Dita Apriliana asal dari Lampung dan aku menjadi salah satu penerima beasiswa OSC 2020. Saat ini aku melanjutkan kuliahku di Universitas Kristen Satya Wacana di Salatiga. Disini aku ingin sedikit berbagi pengalamanku untuk mendapatkan beasiswa OSC. Melanjutkan pendidikan sampai perkuliahan merupakan salah satu impian dari banyak orang tidak terkecuali diriku. Sejak duduk di bangku SMA aku selalu bermimpi bahwa nantinya aku dapat merasakan wisuda dengan predikat cumlaude seperti yang sering aku lihat di berbagai media elektronik. Namun impian tersebut awalnya sempat aku pupus karena keadaan keluargaku yang tidak memungkinkan jika aku melanjutkan pendidikan di universitas dengan biaya sendiri yang pastinya tidak sedikit jumlahnya. Pada saat SMA aku berpikir bahwa mustahil bagiku untuk melanjutkan pendidikanku hingga kuliah sehingga aku sudah berencana jika lulus SMA aku akan bekerja. Namun orang tua selalu mencoba untuk mencarikan jalan supaya aku bisa melanjutkan sampai kuliah. Akhirnya aku bertekad bahwa lulus SMA nanti aku harus bisa kuliah bagaimana caranya, sehingga saat SMA aku selalu berusaha untuk mendapat ranking di kelas dan memenangkan beberapa perlombaan dengan keyakinan bahwa nantinya prestasiku itu bisa membantuku untuk memperoleh beasiswa di perkuliahan. Karena aku menjadi salah satu murid yang selalu mendapat peringkat saat SMA, banyak guru merekomendasikan beberapa beasiswa kuliah termasuk beasiswa OSC. Kemudian hanya dengan modal nekad aku mencoba untuk mengikuti seleksi OSC tersebut. Aku mendaftar kemudian mengikuti seleksi tahap 1. Pada saat itu aku belum memiliki laptop sehingga aku terpaksa hanya menggunakan handphone yang mungkin tidak direkomendasikan untuk mengerjakan tes OSC. Tahap 1 aku dinyatakan lulus dan lanjut pada tahap berkas, pada tahap tersebut aku mempersiapkan semuanya dan berharap aku dapat lolos dari tahap tersebut dan lanjut pada tahap akhir yaitu essay dan wawancara. Setelah pengumpulan berkas aku selalu berdoa semoga usahaku ini dapat memberikan hasil yang terbaik. Pada tahap berkas tersebut akhirnya aku dinyatakan lolos dan lanjut pada tahap akhir yaitu wawancara dan essay. Pada saat itu aku hanya melakukan sesuai kemampuanku dan selebihnya hanya berserah pada Tuhan semoga diberikan jalan yang terbaik untuk pendidikanku. Setelah tahap itu dilewati tiba saatnya dimana diumumkan siswa yang menjadi penerima beasiswa OSC dan namaku terdapat disana. Senang, bersyukur dan rasa tidak percaya muncul pada saat aku membaca pengumuman tersebut. Akhirnya usahaku yang sudah dilakukan memberikan hasil yang begitu memuaskan dan aku sangat bersyukur saat ini dapat melanjutkan pendidikanku dengan tidak memberatkan kedua orang tuaku untuk biaya perkuliahannya. Jangan jadikan keterbatasan sebagai penghalang kita untuk meraih kesuksesan. Tetaplah berusaha, pantang menyerah, yakin dengan kemampuan diri kita, dan selebihnya berserah pada Tuhan menjadi kunci kita untuk mendapatkan apa yang kita harapkan. Tetap semangat dan terus mencoba jika gagal karena keberhasilan pun bisa diraih meskipun kita pernah mengalami sebuah kegagalan pada awalnya. Manfaatkan setiap kesempatan yang ada dan gunakan waktu sebaik mungkin karena waktu tidak bisa diputar ulang.

  592 Views    Likes  

BEASISWA YANG BISA KAMU IKUTI UNTUK ANGKATAN 2021/2022 dan 2022/2023 PART 1

previous post

Perjalanan menjadi awardee beasiswa OSC 2020
BEASISWA YANG BISA KAMU IKUTI UNTUK ANGKATAN 2021/2022 dan 2022/2023 PART 1

next post

BEASISWA YANG BISA KAMU IKUTI UNTUK ANGKATAN 2021/2022 dan 2022/2023 PART 1

related posts