banner

SEKUBAL TIDAK HANYA SEBAGAI MENU RAMADHAN KHAS ULUN LAMPUNG

Assalamualaikum Sobat OSC...

Bulan suci Ramadhan sudah tiba, saatnya untuk berkiprah pada tuntunan-Nya.

Menepi sejenak dari Pandemi Covid-19, saatnya untuk menebar kebaikan manis.

Ketika berpuasa pastinya Sobat OSC sudah menyiapkan menu andalan  untuk berbuka sesuai dengan apa yang diinginkan. Biasanya untuk menentukan menu berbuka puasa, kita bisa mencari resep baru di internet atau mencoba resep sendiri. Tetapi, pernah terbayang tidak oleh sobat OSC untuk mencicip makanan khas berbuka puasa dari daerah lain? Makanan khas daerah sendiri adalah makanan yang dimiliki oleh sebuah daerah tertentu serta mempunyai keunikan dari segi bentuk maupun rasanya sehingga berbeda dengan makanan di daerah lainnya. Nah, kali ini Dini akan memperkenalkan menu khas untuk berbuka puasa dari daerah tempat tinggal Dini yaitu Lampung. Kira-kira apa ya? Yuk intip bareng-bareng!

Sama seperti daerah lain pada umumnya, Lampung juga memiliki makanan khas saat Lebaran dan dapat menjadi menu pilihan untuk berbuka puasa. Makanan ini bernama Sekubal. Orang Lampung menyebutnya Sekhubal atau dibaca Segubal. Sekubal adalah  panganan atau kuliner khas masyarakat Lampung yang terkenal sejak ratusan tahun lalu, baik dari keadatan Sai Batin maupun Pepadun. Panganan ini menjadi panganan khas saat Ramadhan dan sangat diminati warga sebagai sajian Lebaran Idul Fitri dan Idul Adha. Meskipun demikian, sekubal juga bisa dinikmati pada hari-hari lain lhooo... Sobat OSC bisa menemukan makanan khas ini saat acara-acara adat masyarakat Lampung tradisional seperti perkawinan, khitanan, dan begawi adat.

Sekubal dibuat lima hari sebelum Lebaran supaya dapat bertahan hingga satu pekan. Maka tak heran jika masyarakat Lampung biasanya menjadikan Sekubal sebagai buah tangan saat mereka pulang ke Jawa. Pembuatan makanan ini membutuhkan waktu sekitar 8 hingga 10 jam dengan cara ketan yang telah diberi santan dibungkus dengan daun dan dikukus. Panganan khas ulun Lampung ini terbilang rumit dan membutuhkan ketelatenan ekstra. Sekubal dibuat dengan dasar beras ketan ditambah santan secukupnya.

Pertama merendam, menanak, mencetak, dan mengemasnya di atas daun pisang yang digulung. Setelah itu dibungkus rapi, agar lebih enak dan benar-benar matang, sekubal kembali dimasak hingga empat jam untuk mendapatkan rasa lebih enak, makin legit dan gurih. Lalu bentuk sekubal hingga hampir serupa dengan lepat, walaupun cara pembuatannya berlainan sehingga rasa khasnya juga berbeda. Beras ketan itu ditanak hingga matang.

Selagi panas, ketan tersebut dibentuk bundar-bundar kemudian diletakkan di atas daun untuk dibungkus dan diikat dengan kencang dalam satu gulungan. Setelah itu gulungan-gulungan sekubal itu lalu dikukus atau direbus maupun dibakar sesuai selera Sobat OSC, dan setelah matang dapat disimpan atau disajikan dengan lauk seperti opor ayam, rendang, ayam goreng ditambah dengan sayur yang diinginkan.

Kita simak lebih lanjut langkah-langkah pembuatannya yuk Sobat OSC .

Bahan-Bahan yang Dibutuhkan:

Garam secukupnya. 1 kg ketan yang telah dicuci bersih dan dikukus. Santan dari 1 butir kelapa yang telah direbus hingga berminyak.

Cara Pembuatan:

Mengambil ketan lalu dikukus, kemudian di letakkan dalam wadah. Menyirami santan dan diberi sedikit garam. Dikukus kembali hingga matang. Dicetak dengan cetakan yang berukuran 16 cm tebal 1 cm. Dibungkus dengan daun pisang dan lalu disusun berlapis-lapis, dan diikat dengan tali. Merebus kurang lebih selama 2 jam. Diangkat dan siap disajikan.

Sobat OSC bisa mencari Sekubal untuk berbuka puasa di sekitar area Kota Bandar Lampung sekaligus ngabuburit. Eeeiitsz! Tapi kalo untuk saat ini Sobat OSC #dirumahaja ya J. Bisa icip Sekubal buatan sendiri di rumah dengan resep yang sudah Dini bagikan.

Selamat mencoba Sobat OSC!

Semoga bermanfaat.

Jangan lupa untuk menjadi manfaat bagi orang lain, tapi bukan dimanfaatin hehe. Dan sampai jumpa pada ketikan jari selanjutnya.

Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

  52 Views    Likes  

banner
Cara Menjadi Pendengar yang Baik

previous post

Cara Mudah dan Cepat Menghafal 16 Tenses Bahasa Inggris
Cara Menjadi Pendengar yang Baik

next post

Cara Menjadi Pendengar yang Baik

related posts