banner

Tempat "healing" terbaik di sudut kota surabaya yang padat

Mengingat aku nih anak rantau dari kampung yang penuh dengan ketenangan dan jauh dari kesumpekan, hidup di surabaya 2 tahun terakhir ini cukup membuat diriku kesusahan untuk survive. Pada malam-malam yang panjang, tiba-tiba aja jadi homesick kangen rumah. Iya, surabaya emang begitu. Ga ada jam malamnya, ramai terus 24 jam. Kalau aku Tanya tentang surabaya, apa yang terlintas di pikiran kalian pertama kali? Rujak cingur, kota pahlawan, TP1 sampai TP6 wkwkwk, atau KBS??? Yups, semua itu bener banget. Surabaya punya semua tempat itu, but wait!!!!!!! Kalau yang kalian tahu cuma itu, biar aku kasih tau satu sempat terfavorit aku. Jembatan suramadu, jembatan penghubung antara surabaya dan madura. Sejak diresmikan pada tahun 2009, jembatan ini punya daya tarik tersendiri bagi masyarakat luas, terutama yang berasal dari luar surabaya. Kalau di malang kaya akan wisata alamnya yang penuh dengan nuansa tenang, di surabaya juga punya tuh yang kaya gitu, ya meskipun ndak alam-alam banget, ndak tenang-tenang banget. Tapi bisalah ya dijadiin tempat buat healing menurut versi aku. Jembatan yang menghubungkan pulau jawa dan madura itu membentang sepanjang 5348 meter!! Banyak orang-orang datang dari luar surabaya hanya sekadar buat ngerasain menyebrangi jembatan terpanjang di indonesia itu. Bayangin, karena adanya jembatan itu, waktu tempuh antara dua pulau itu hanya menghabiskan waktu 10 menit aja. Oh, back to topic. Aku menjadikan jembatan ini sebagai tempat healing terbaikku dari kesumpekan kota surabaya. Kenapaaaaa???? Suramadu, lampu kuning yang membentang di atasnya pada malam hari, warung di bibir pantai, anak-anak kecil yang lagi bermain, dan angin khas laut itu jadi perpaduan mantap. Aku gak butuh pergi ke malang, bandung atau di tempat manapun yang nyuguhin ketenangan. Karena jembatan suramadu udah kasih aku segalanya buat bisa kembali tenang. Dengan bekal membawa novel yang belum tuntas dibaca, headset, baterai gadget yang full, serta uang yang cukup buat sekadar beli pentol dan mineral water hehe, udah cukup banget buat menciptakan healing di pinggiran suramadu. Oh ya, kalau kalian suatu hari datang ke surabaya, jangan pulang dulu kalau belum menikmati pinggiran jembatan suramadu di malam hari. Aku siap kalau di suruh antarin!!!!!

  70 Views    Likes  

banner
Berbuat Baik Tanpa Imbalan Baik

previous post

Keuntungan Menabung di Reksadana
Berbuat Baik Tanpa Imbalan Baik

next post

Berbuat Baik Tanpa Imbalan Baik

related posts