WADI, SEBAGAI ALTERNATIF PENGAWETAN IKAN

Wadi adalah makanan fermentasi ikan yang berasal dari Kalimantan, tepatnya Kalimantan Tengah dari budaya kuliner Suku Dayak dan Banjar. Ikan ini berfungsi sebagai cadangan bahan makanan dan untuk menjaga kondisinya, disimpan di dalam balanai, berbentuk sseperti guci. Wadi sebenarnya bisa dibuat dari banyak jenis ikan, namun yang disukai adalah ikan yang mempunyai banyak kandungan lemak dan daging, seperti ikan patin, jelawat, papuyu, gabus, baung, atau gurami.

Budaya kuliner wadi sebenarnya mirip dengan funazushi di Jepang. Hanya saja waktu pembuatan wadi lebih pendek, hanya dalam hitungan minggu, jika dibandingkan dengan funazushi yang mencapai tahunan. Selama fermentasi, daun nangka digunakan untuk mengurangi kemungkian hasil akhir fermentasi ikan supaya tidak menjadi busuk dan berulat.

Berikut ini adalah langkah – langkah untuk membuat iwak wadi :

Wadi dibuat dengan cara mencuci bersih ikan yang akan difermentasi Setelah itu potong-potong seukuran telapak tangan Kemudian daging ini  ditaburi garam dan didiamkan dalam sehari semalamDengan adanya pengaruh garam, maka aktivitas bakteri dalam fermentasi menjadi terbatas sehingga tidak berujung pembusukan Setelah didiamkan semalam, ikan dicuci bersih dan hari berikutnya direndam dengan larutan gula aren. Lalu ikan ditiriskan dan ditaburi potongan bawang putih untuk memberikan bau harum. Setelah itu, ikan dimasukkan dalam wadah yang kedap air dan udara serta ditaburi beras yang sebelumnya sudah diolah menjadi berwarna kekuningan. Beras ini mengalami proses pencucian, penirisan, pendiaman semalam, dan disangrai sehingga tidak lagi berwarna putih Jika proses fermentasi berjalan dengan benar, maka wadi akan menjadi ikan yang terfermentasi dengan bau tajam, namun tidak membusuk atau dimakan ulat.

Cara penyajian iwak wadi sebenarnya bisa saja disajikan begitu saja tanpa dimasak atau dalam keadaan mentah. Penggunaan wadi sebagai makanan dalam keadaan mentah dianut oleh warga di daerah Tewang Pajangan. Bisa pula wadi mentah dinikmati dengan kucuran jeruk nipis. Namun pada masa kini, biasanya wadi sudah disantap dalam keadaan dimasak, terutama dengan cara digoreng. Wadi juga bisa dimasak dengan mencampurkan ikan dengan bumbu yang dihaluskan, seperti lengkuas, kunyit, bawang merah, bawang putih, garam, dan merica. Terakhir kemudian serai yang sudah digeprek dimasukkan untuk menambah aroma wangi.

Nah, itulah tadi pembahasan dan langkah – langkah membuat iwak wadi. Cukup sekian, dan nantikan artikel selanjutnya yaa…

Sumber :

Wikipedia. (2021, Oktober 19). Wadi (Makanan). Retrieved from Wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Wadi_(makanan)

 

  1317 Views    Likes  

MAU BELAJAR BAHASA BARU? IKUTI 5 CARA INI!

previous post

Rekomendasi Lagu Untuk Menemani Menulis Skripsi
MAU BELAJAR BAHASA BARU? IKUTI 5 CARA INI!

next post

MAU BELAJAR BAHASA BARU? IKUTI 5 CARA INI!

related posts