Nama saya Cyntia Amanda Purba, berasal dari Lingkungan I, Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Sampai sekarang saya masih ingat jelas tanggal itu: 25 November 2025. Hari itu hidup saya dan seluruh warga kampung berubah seketika. Bencana alam datang melanda tempat tinggal kami, membawa air bah dan longsor yang merusak banyak rumah, memutus jalan penghubung, serta menghancurkan gedung yang biasa kami gunakan. Saya melihat sendiri betapa rapuhnya bangunan yang kurang kuat, betapa sulitnya bergerak karena jalan rusak, dan betapa sedih hati semua orang melihat tempat yang kami cintai hancur begitu saja. Saat itulah saya sadar sepenuhnya: kami butuh bangunan lebih kokoh, jalan lebih aman, dan tempat yang bisa bertahan saat hal buruk datang. Dari pengalaman itulah, keinginan saya untuk belajar makin kuat. Saya memilih Teknik Sipil sebagai pilihan utama, dan Arsitektur sebagai pilihan kedua di Universitas Fajar. Saya mau belajar Teknik Sipil supaya nanti bisa merancang dan membangun jalan, jembatan, serta gedung yang benar-benar kuat, aman, dan tahan bencana — supaya kejadian menyedihkan seperti itu tidak lagi membuat kami kehilangan tempat tinggal dan fasilitas. Saya memang tidak terlalu pandai hitungan rumit, tapi saya punya tekad besar, teliti, dan mau bekerja keras sampai selesai — karena ini bukan cuma ilmu buat saya, tapi janji buat kampung halaman saya. Saya juga memilih Arsitektur, karena selain kuat, tempat tinggal kami harus nyaman, indah, dan tetap menjaga keindahan alam yang kami miliki. Saya ingin membuat ruang yang tidak hanya aman, tapi juga bikin hati orang tenang dan bahagia saat berada di dalamnya. Saya tahu saya bukan yang paling hebat atau paling sempurna, tapi saya punya alasan tulus dan kuat buat belajar: saya mau pulang nanti membawa ilmu, lalu ikut membangun kembali kampung halaman jadi lebih baik, lebih kuat, dan lebih aman dari sebelumnya. Beasiswa OSC ini bukan sekadar bantuan biaya buat saya — ini kesempatan emas yang saya tunggu-tunggu, satu-satunya jalan yang bisa mengantarkan saya mewujudkan janji hati saya. Kalau diberi kesempatan, saya janji tidak akan menyia-nyiakannya. Saya akan belajar sebaik-baiknya, dan suatu hari nanti saya buktikan: saya bisa jadi orang yang berguna, yang membangun tempat asal saya jadi lebih baik dari sebelumnya. Terima kasih sudah membaca cerita dan harapan kecil saya. Saya sangat berharap bisa diberi kesempatan untuk membuktikan kesungguhan hati saya.
previous post
Wisata Ke Ujung Barat Indonesia, Pulau Sabang