banner

Gak ada Paka saat Lebaran? Ini Alasan Mengapa Paka wajib Ada Disaat Lebaran

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,,

Sobat osc, biasanya ketika lebaran tinggal beberapa hari lagi  khususnya ibu-ibu mulai sibuk membuat berbagai jenis kue yang akan disuguhkan kepada kerabat-kerabat terdekat, teman-teman serta tetangga-tetangganya.  Beitupula daerah binongko, kabupaten wakatobi.

Setiap waktu lebaran tiba, biasanya terdapat berbagai jenis kue, dan di daerah Binongko mempunyai jenis kue yang tidak pernah alpa dibuat oleh masyarakatnya. Ibaratnya kue ini wajib dibuat saat lebaran tiba . Kue tersebut adalah kue karasi ( paka ).

 

Kue karasi (paka)

Karasi atau paka adalah kue khas dari wakatobi. Paka selau ditemukan disaat lebarn dan diacara-acara adat seperti acara pernikahan dan acara adat lainnya.

Kenapa sih kue ini hampir tidak pernah alpa ditemukan disaat lebaran atau diacara-acara adat lainnya?

Paka  hampir mirip dengan jawada ( kue rambut ) dari Nusa Tenggara Timur dan uhu-uhu  dari Bulukumba. Kue ini mirip dengan bihun yang digoreng kering berbentuk agak bergelombang seperti rambut keriting. Jika jawada berbentuk segi tiga,  paka berbentuk seperti pipa kecil yang padat tak beruas. Warnanya merah keemasan yang begitu menggoda untuk segera disantap.

 

 

Bukan hanya rasa yang enak dan renyah, bahan  untuk membuat kue ini sangatlah sederhana dan unik. Paka terbuat dari tepung beras, gula dan dicampur air. Setelah adonannya merata maka adonan tersebut akan dimasukan kedalam cetakan yang terbuat dari tempurung kelapa yang dilobangi ( lobangnya sekitar 31 tergantung dari besar kecilnya tempurung/ tiap lobang ukurannya kira-kira sebesar buji lada /merica). Lalu adonan itu akan jatuh ke dalam minyak melalui lobang tersebut.

Disaat lebaran dan diacara adat biasanya ada kebiasaan Hu’u sumanga.  Kebiasaan menata makanan di dalam Loyang besar. Di dalam Loyang tersebut wajib berisi sebuah piring yang berisi beberapa paka. Loyang yang berisi  makanan ini hampir mirip dengan sesajen lengkap dengan dupa yang dibakar hanya kebiasaan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengirim do’a kepada para kerabat yang telah meninggal dengan cara tersebut. Karena kebiasaan inilah mengapa Paka harus selalu dibuat ketika Lebaran tiba.

Selain selalu ditemukan saat lebaran, kue ini juga selalu ditemukan saat acara-acara adat bersama pasangannya yaitu kue cucur. Paka juga kadang dijadikan sebagai kue oleh-oleh khas daerah wakatobi.

Itulah sedikit informasi mengenai kue karasi(paka) yang wajib dibuat dibuat saat lebaran tiba khusunya daerah binongko, kabupaten wakatobi. Jadi, buat sobat-sobat yang berkunjung ke wakatobi jangan lupa untuk mencicipi kuliner yang satu ini yaa:)

  10 Views    Likes  

banner
Jordi Onsu Oey berhasil Lolos di HARVARD UNIVERSITY !

previous post

Udah yakin Lolos SBMPTN 2020?
Jordi Onsu Oey berhasil Lolos di HARVARD UNIVERSITY !

next post

Jordi Onsu Oey berhasil Lolos di HARVARD UNIVERSITY !

related posts