Istilah atau Singkatan Yang Wajib Diketahui Oleh Mahasiswa Baru

Istilah dan Singkatan Dalam Dunia Perkuliahan yang Wajib Diketahui Mahasiswa Baru

 Bagi mahasiswa baru, istilah-istilah teknis di dunia perkuliahan tak jarang membuat bingung, karena memang tidak diberlakukan di jenjang pendidikan sebelumnya. Supaya lebih siap mengemban status sebagai mahasiswa, beberapa istilah berikut agaknya wajib diketahui biar enggak kudet:

Bagi para mahasiswa baru, istilah-istilah atau singkatan di dunia perkuliahan sering membuat bingung. Hal ini karena tidak digunakan di jenjang sebelumnya. Supaya siap ketika sudah berstatus mahasiswa, beberapa istilah berikut wajib diketahui agar tidak kudet:

Kartu Rencana Studi (KRS)

Kartu Rencana Studi (KRS) adalah daftar rencana mata kuliah yang dipilih oleh setiap mahasiswa untuk kegiatan perkuliahan satu semester. Kartu KRS berisi informasi tentang mata kuliah, jumlah sks, pengajar, dan identitas mahasiswa. Mahasiswa sarjana diwajibkan untuk melengkapi KRS online sebagai bagian dari proses pendaftaran ulang dan disarankan untuk mendiskusikan rencana studi mereka dengan dosen pembimbing akademik. Manfaatkan kesempatan untuk memilih 24 sks per semester sehingga Anda dapat menyelesaikan studi sarjana Anda tepat waktu dalam empat tahun.

 

Satuan Kredit Semester (SKS)

SKS adalah beban yang direncanakan atau bobot pembelajaran mata kuliah. Pada prinsipnya, mahasiswa harus menyelesaikan 144 sks (gelar sarjana) pada semester akhir. Anda bisa mendapatkan hingga 24 kredit per semester. Setiap mata kuliah memiliki berbagai SKS dari 1 hingga 6 SKS. Sederhananya, jika Anda memperoleh 24 sks di semester pertama Anda, Anda perlu 120 sks lagi untuk lulus. Namun, Anda harus memenuhi persyaratan untuk  mengambil SKS setiap semester, tergantung pada indeks nilai Anda dari semester sebelumnya. Besarnya IP Semester akan menentukan jumlah SKS yang bisa Anda peroleh.

Indeks Prestasi (IP) dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)

IP dan IPK berbeda ya teman-teman. IP diperoleh dari nilai mata kuliah yang diselesaikan dalam satu semester. IPK merupakan hasil penggabungan nilai semester pertama hingga terakhir. IPK menunjukkan tingkat keberhasilan studi dengan skor maksimum 4,00. Siswa yang mencapai IPK 3,50 atau lebih menerima predikat cumlaude. Skor IPK Anda ditampilkan pada transkrip Anda, dan beberapa perusahaan menggunakan IPK sebagai salah satu kualifikasi perekrutan mereka.

 

Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)

Ibaratnya sebagai warga negara Indonesia maka kamu membutuhkan Kartu Tanda Penduduk atau KTP sebagai tanda pengenal. Sama halnya dengan KTM. Kamu membutuhkan kartu ini sebagai tanda pengenal bahwa kamu adalah seorang mahasiswa.

Alasan lain mengapa kartu ini wajib dimiliki mahasiswa adalah kegunaannya untuk kemudahan kegiatan mahasiswa baik akademik maupun non akademik.

KTM adalah singkatan dari Kartu Tanda Mahasiswa. Di awal penerimaan mahasiswa baru, biasanya tiap perguruan tinggi memberikan Kartu Tanda Mahasiswa kepada mahasiswa baru.

 

Dosen Pembimbing Akademik (Dosen PA)

Dosen pembimbing akademik atau dosen wali berperan membimbing dan mengarahkan jika kamu ingin berkonsultasi tentang urusan akademik, seperti mata kuliah yang akan diambil, SKS semester depan, atau kendala perkuliahan.

 

BEM, HIMA, dan UKM

Di sekolah, BEM diibaratkan OSIS, kedudukannya di tingkat fakultas dan universitas. BEM merupakan lembaga eksekutif  yang menjadi perwakilan aspirasi mahasiswa. Hima (Himpunan Mahasiswa) hampir sama dengan BEM, hanya saja di tingkat jurusan atau program studi. Kalau UKM, tidak jauh berbeda dengan ekstrakurikuler, tujuannya tentu mewadahi dan mengembangkan minat bakat kamu. Kamu bisa bergabung dengan UKM kalau mau punya kesibukan di luar kegiatan akademik.

  5 Views    Likes  

Tips Menjaga Kesehatan selama Nge-Kost

previous post

REVIEW FILM SRI ASIH LANJUTAN DARI GUNDALA
Tips Menjaga Kesehatan selama Nge-Kost

next post

Tips Menjaga Kesehatan selama Nge-Kost

related posts