Kita Tidak Sendiri

Kita Tidak Sendiri

Kita nyatanya tidak sendirian menyusuri jalan luka ini.

Ada banyak jiwa yang sama, bahkan mengalami luka yang lebih perih daripada apa yang kita keluhkan hari ini.

Memang beginilah hidup, jalannya tak selalu mulus. Tak selamanya keadaan itu berpihak. Tak selamanya semua hal ada dalam kendali.

Itulah kenapa kita harus selalu bersiap agar mampu menerima apa pun yang terjadi, sepahit apa pun itu.

Kepahitan-kepahitan hari ini sejatinya adalah benih-benih kebahagiaan di masa depan. Setelah badai berlalu, insyaAllah kita akan lahir sebagi pribadi yang lebih siap, pribadi yang lebih kuat.

Walau harus berkalung sepi, berteman duka, dan bersabar hingga berdarah-darah, kita harus terus bertahan.

Bertahanlah sampai kita tahu benar bagaimana garis akhir semua perjuangan ini.

Pada akhirnya, apa yang kita keluhkan kelak akan jadi sesuatu yang kita syukuri.

Tanpa kita sadari, kesakitan-kesakitanlah yang akan mengantarkan kita hingga bisa berjalan lebih kuat lagi.

Maaf Tuhan Aku Hampir Menyerah, Alfialghazi. 

Yuk Bantu Share & Like yaa ! Terimakasih...

  128 Views    Likes  

Bagaimana Perang AS–Iran Mempengaruhi Emas, Saham, dan Crypto?

previous post

bagaimana data kita disimpan dan ditemukan dalam hitungan detik?
Bagaimana Perang AS–Iran Mempengaruhi Emas, Saham, dan Crypto?

next post

Bagaimana Perang AS–Iran Mempengaruhi Emas, Saham, dan Crypto?

related posts