Mengupas Arti Rencana Kontingensi dalam Film Mencuri Raden Saleh

      Hai Sobat OSC! Apa kalian di sini sudah menonton film Mencuri Raden Saleh? Pasti di antara kalian ada yang sudah nonton dan ada yang belum, kan? Nah, jadi Mencuri Raden Saleh adalah sebuah film bertema heist yang dibintangi beberapa aktor, seperti Iqbaal Ramadhan, Angga Yunanda, Ari Irham, Umay Shahab, dan aktor-aktor lainnya.

      Diceritakan dalam film ini, Piko (Iqbaal Ramadhan) seorang seniman replika yang sedang mencari uang untuk membebaskan ayahnya (Dwi Sasono) yang dijebak oleh seorang mantan penguasa politikus yang licik. Piko mencari uang dengan mereplika berbagai karya seni, hingga suatu ketika ia bertemu dengan kliennya bernama Dini (Atiqah Hasiholan). Dini memberikan penawaran kepada Piko dan Kawan-kawannya untuk mencuri sebuah lukisan ratusan miliar. Piko (Iqbaal Ramadhan), Ucup (Angga Yunanda), dan teman-teman lainnya bersedia untuk melakukan pencurian dengan pengalaman pertama mereka.

      Pada suatu scene, Piko dan Ucup mulai kesulitan dan terjebak dalam pencurian lukisan bernilai ratusan miliar di ruangan yang terkunci oleh penjaga. Piko lantas memiliki suatu ide untuk mengatasi kesulitan tersebut. Ide tersebut salah satunya adalah Kontingensi. Apa itu Kontingensi?

      Dilansir dari dari website bnpb.go.id, Kontingensi adalah suatu keadaan atau situasi yang diperkirakan akan segera terjadi, tetapi mungkin juga tidak akan terjadi. Hal tersebut juga merujuk pada kata Rencana Kontingensi, yang merupakan suatu proses identifikasi dan penyusunan rencana yang didasarkan pada keadaan kontingensi atau yang belum tentu tersebut.

      Jika diimplementasikan pada kehidupan sehari-hari, maka rencana kontingensi adalah hal yang penting dalam keputusan hidup kita. Mulai dari bertemu teman kampus dan nongkrong di kantin, lalu diajak main sama teman kampus, atau juga mengantuk saat jam pelajaran berlangsung. Semua itu bisa diputuskan dari sebelum kita bertemu dengan momen itu, apakah kita ingin merubah semua momen yang biasa kita temui itu dengan hal yang tidak biasa, seperti merubah ke hal-hal yang produktif, atau kita memilih untuk bersenang-senang kembali dengan momen yang biasa kita temui. Semua itu bisa kita antisipasi dan rencanakan dengan baik sesuai keputusan, meskipun mungkin ada salah satu atau dua di antaranya ada yang masih terbiasa dengan momen tersebut, kita bisa merubahnya dengan perlahan, Sobat OSC. Boleh dicoba Rencana Kontingensi ini, beda sedikit itu keren daripada nggak sama sekali. Yuk dicoba!

  61 Views    Likes  

BEASISWA YANG BISA KAMU IKUTI UNTUK ANGKATAN 2021/2022 dan 2022/2023 PART 1

previous post

Perjalanan menjadi awardee beasiswa OSC 2020
BEASISWA YANG BISA KAMU IKUTI UNTUK ANGKATAN 2021/2022 dan 2022/2023 PART 1

next post

BEASISWA YANG BISA KAMU IKUTI UNTUK ANGKATAN 2021/2022 dan 2022/2023 PART 1

related posts