banner

Pembukaan OSHIKA MABA 2020 Universitas Islam Malang secara Daring dan Luring

Rabu, (30/9) tepatnya pukul 08.00 WIB seluruh mahasiswa Baru Universitas Islam Malang mengikuti acara Pembukaan Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus (OSHIKA MABA) secara daring maupun luring yang diselenggarakan dengan sistem live streaming Youtube Official Humas Unisma dan Zoom di kediaman masing-masing dan Hall Prof. KH. Muhammad Tholchah Hasan. Acara pembukaan tersebut diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Subhanul Wathan, dan pembacaan selawat Nuril Anwar oleh Junaidi S. Pd. Selanjutnya pembacaan laporan Wakil Rektor 4, yaitu Dr. HJ. Istirochah, M.P.

Berdasarkan laporan yang dibacakan, jumlah mahasiswa baru yaitu 3.833 dengan jumlah mahasiswa program S1 dari 23 program studi mencapai 3.499 mahasiswa, S2 dari 9 program studi berjumlah 315 mahasiswa, dan S3 sebanyak 19 mahasiswa. Adapun dari total keseluruhan, sebanyak 3.725 mahasiswa berasal dari 34 Provinsi di Indonesia dengan urutan 5 Provinsi terbanyak, yaitu Jawa Timur sebesar 82,2%, NTB 3 %, Jawa Tengah 1,5 %, Kalimantan Timur 1,1 %, dan Jawa Barat 1,0 %.

Adapun mahasiswa asing sebanyak 108 mahasiswa  dengan rincian 67 degree program dari 10 negara, yaitu Kongo, Sudan, Thailand, Palestina, Saudi Arabia, Eritrea, Libia, Yaman, Brunai Darussalam, Timor Leste. Sementara itu, terdapat 41 mahasiswa program credit transfer, yaitu Rusia dan Urbezkitan. Sehingga saat ini total mahasiswa asing sebanyak 220 mahasiswa sedangkan untuk mitra Unisma sebanyak 33 Negara.

Kemudian sambutan Wakil Rektor 3, yaitu Dr. H. Baghdad Muwakhid, M.P menyampaikan empat tujuan OSHIKA MABA, yaitu yang pertama menanamkan kesadaran berbangsa, bela negara, peduli lingkungan dan masyarakat. Kedua, memperkenalkan mahasiswa baru terhadap sistem pendidikan dan mengajar di UNISMA dan di Indonesia. Ketiga, memperkenalkan kehidupan kampus, pranata kampus, kemahasiswaan, mendapat motivasi prestasi, dan lainnya. Keempat, manajemen diri pembelajar yang ramah, tanggap lingkungan, kreatif, inovatif, mandiri, serta bermartabat.

Mahasiswa baru menyatakan kebanggaan dan kegembiraannya menjadi mahasiswa UNISMA dengan video perkenalan diri menggunakan Bahasa Daerah, lalu diunggah ke Youtube. Akibatnya, OSHIKA MABA Tahun 2020  telah berhasil mencetak Museum Rekor Muri (MURI) dengan tajuk unggah video melalui Youtube oleh mahasiswa baru terbanyak. “Di hari ini kita akan membanjiri media sosial dan itulah yang menyebabkan MURI tertarik untuk mencatatnya sebagai pemenang tahun ini”, ujar Pak Baghdad saat sambutan.

Kegiatan OSHIKA MABA juga mendapat ucapan selamat dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Pak Nadiem Makarim atas terselenggaranya acara tersebut. Beliau mengatakan bahwa, “Pandemi memberikan banyak hikmah pembelajaran dari kita semua. Metode pembelajaran secara daring menjadi suatu hal yang harus diadaptasi dan dikembangkan. Seiring dengan dinamika adaptasi kurikulum perlu dilakukan oleh pihak Perguruan Tinggi”, tutur Beliau.

Sementara itu, dalam sambutan Prof. Dr. H. Yaqub Ciqusin selaku Ketua Umum Yayasan UNISMA mengapresiasi kinerja Rektor UNISMA dan jajarannya atas keberhasilannya di tengah pandemi dengan pendaftar mahasiswa baru melebihi target, memperoleh Rangking ke-44 Peringkat PTN dan PTS di Indonesia, Rangking ke-25 Kinerja Kemahasiswaan PTN dan PTS di Indonesia, Rangking 1 Perguruan Tinggi NU terbesar di Dunia, dan apresiasi kepada Rektor UNISMA karena masuk dalam The Best TOP Five Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan Dikti.

Rektor Universitas Islam Malang, yaitu Prof. Dr. H. Masykuri Bakri, M.Si menyapa salah satu mahasiswa baru  yang berasal dari Maluku bernama Arbin. Arbin mengungkapkan bahwa, “Dirinya mengetahui informasi kampus Universitas Islam Malang dari temannya, kemudian mencari informasi di internet dan tertarik pada UNISMA. Selain itu, UNISMA juga masuk ke dalam kategori kampus terbaik dan terunggul di Jawa Timur”, ungkap Arbin saat ditanya oleh Rektor.

Pemukulan Gong yang dilakukan Rektor dan didampingi oleh para Dekan merupakan tanda diresmikannya OSHIKA MABA Tahun 2020 dan dilanjutkan dengan penyematan Jaz Almamater. Tanzil Ilham, salah satu mahasiswa baru  yang menjadi perwakilan Jawa Barat saat video perkenalan diri dengan Bahasa Daerah ditunjukkan mengungkapkan perasaanya, “Alhamdulillah kak, seru. Meskipun dalam keadaan via online. Emang sedih juga soalnya tantangannya tuh lebih berat kayaknya kak. Harus lebih disiplin, ngga on aja kita udah ketinggalan banyak info”, ujarnya saat diwawancarai via WhatsApp. Acara dilanjutkan dengan materi Wawasan Kebangsaan yang disampaikan oleh Dr. Ahmad Basarah, Wakil Ketua MPR RI.

  0 Views    Likes  

banner
10 Langkah Membangkitkan Kegeniusan Mengelola Uang ala Robert Kiyosaki

previous post

Gaya Hidup Sehat di tengah pandemi covid-19
10 Langkah Membangkitkan Kegeniusan Mengelola Uang ala Robert Kiyosaki

next post

10 Langkah Membangkitkan Kegeniusan Mengelola Uang ala Robert Kiyosaki

related posts