Menaklukan Wawancara Kerja Bagi Freshgraduate

Dunia kerja adalah realitas yang cukup berbeda dengan rutinitas kita sebelumnya, yaitu masa sekolah dan perkuliahan. Memasuki dunia kerja merupakan tantangan sekaligus hal yang baru bagi para freshgraduate atau lulusan baru yang belum memiliki pengalaman bekerja.

Meskipun belum memiliki pengalaman kerja, para freshraguate tidak perlu ragu ataupun minder dengan para pencari kerja lainnya yang sudah memiliki pengalaman. Karena sekarang tidak sedikit perusahaan atau tempat yang membuka lowongan kerja khusus bagi para freshgraduate, baik fresgraduate dari jenjang sekolah menengah atas ataupun sarjana.

Namun perasaan nervous itu pasti ada, apalagi ketika harus dihadapkan dengan serangkaian tes hingga wawancara/interview dihadapan HRD ataupun pihak lain yang bertugas untuk menyeleksi calon pekerja. Berita baiknya, ketika kamu sudah berada di tahapan wawancara berarti minimal persyaratan berkas-berkasmu telah lolos. Namun berikutnya, kamu harus mempersiapkan segala sesuatu dengan lebih matang agar wawancaramu berjalan dengan lancar.

Berikut ini setidaknya beberapa pertanyaan yang diajukan oleh pewawancara kepada para freshgraduate serta tips untuk menjawabnya. Pastikan kamu sudah memiliki gambaran pertanyaan lainnya agar kamu lebih siap dalam menjawab. Dan pastikan juga kamu memiliki jawaban yang memang “kamu banget” agar pewawancara terkesan denganmu.

Perkenalkan diri anda

Untuk memperkenalkan diri bisa dimulai dari nama, tempat tanggal lahir dan usia, kemudian status freshgraduate kamu dan kamu lulusan dari mana. Jangan lupa untuk menyebutkan program studi (prodi) yang pernah kamu tempuh.

Apa pengalaman kerja anda

Apakah kamu sudah pernah bekerja sebelumnya? Atau belum sama sekali?. Tidak usah khawatir, dan sebisa mungkin jangan menjawab pertanyaan ini dengan kata “TIDAK ADA” atau “Saya belum pernah bekerja” atau mungkin pernyataan-pernyataan yang mempertegas bahwa kamu belum memiliki pengalaman apapun. Jawaban untuk pertanyaan ini berhubungan dengan pertanyaan di poin berikutnya.

Ceritakan kegiatan/aktivitas anda

Menyambung dari poin sebelumnya, menceritakan kegiatan adalah bagian yang paling penting menurut saya. Karena melalui pertanyaan ini teman-teman bisa menceritakan apa saja yang pernah teman-teman lakukan, serta pencapaian-pencapaian yang pernah didapatkan. Jadi meskipun belum memiliki pengalaman kerja tapi teman-teman telah melakukan kegiatan yang tidak hanya untuk mengisi waktu luang, tapi kegiatan yang dapat menambah skill dan pengembangan diri.

Jadi untuk poin ini teman-teman bisa menceritakan kegiatan atau organisasi yang pernah diikuti semasa kuliah, baik organisasi di dalam ataupun di luar kampus. Atau mungkin kegiatan lain seperti volunteer.

“Tapi saya tidak pernah mengikuti organisasi atau kegiatan-kegiatan lain di sekitar saya”

Jika teman-teman dalam keadaan ini, teman-teman bisa menceritakan kegiatan wajib yang diadakan oleh kampus. Contohnya seperti kegiatan penelitian, KKN (Kuliah Kerja Nyata), praktek, magang, hingga kegiatan kecil yang dilakukan di rumah.

“Saya juga tidak memiliki pencapaian apapun, bahkan saya tidak pernah menang lomba”

Tenang, pencapaian tidak harus didapatkan dari lomba. Pengalaman teman-teman mengikuti lomba meskipun belum juara mungkin bisa diceritakan. Setidaknya pewawancara tahu bahwa teman-teman adalah orang yang tidak mudah menyerah dan selalu berusaha.

Kegiatan lain seperti melamar kerja di beberapa tempat juga dapat disebutkan. Atau mungkin kegiatan teman-teman menulis artikel di osc medcom community ini juga dapat disebutkan.

Tipsnya adalah ceritakan semenarik mungkin, dengan bahasa yang lebih “profesional’, namun dalam artian tidak melebih-lebihkan atau keluar dari fakta. Bisa jadi hal kecil yang kita lakukan sebenarnya memiliki imbas positif bagi orang-orang di sekitar kita, tinggal bagaimana kita mengemaskan ke dalam sebuah kalimat.

Ceritakan tentang keluarga anda

Menceritakan tentang keluarga bukan berarti teman-teman harus menceritakan hal-hal mendetail yang ada dalam keluarga. Jangan pula menyebutkan permasalahan-permasalahan yang ada didalamnya.

Melihat dari beberapa sumber, pewawancara menanyakan hal tersebut biasanya untuk mengetahui kondisi pelamar sehingga apakah kondisi keluarga mempengaruhi motivasi untuk bekerja. Serta bagaimana loyalitas kita terhadap keluarga dan pekerjaan.

Apa tujuan atau motivasi anda untuk mendaftar di pekerjaan ini/posisi ini

Tujuan atau movitasi mendaftar di sebuah perusahaan atau posisi tidak bisa dijawab dengan sederhana. Kita harus melakukan riset kecil-kecilan untuk mendapatkan informasi dari apa yang kita tuju. Setidaknya kita punya gambaran tentang apa yang akan dilakukan nanti.

Paparkan juga keunggulan atau hal positif dari diri kamu, seperti skill yang dapat menunjang  pekerjaan tersebut. Atau mungkin jurusan kuliah kamu yang berhubungan dengan pekerjaan terkait. Selain itu mungkin kamu bisa memaparkan tujuan hidupmu yang selaras dengan posisi yang kamu lamar.

Misalnya saya ingin berkarier di bidang…… sehingga posisi ini sangat cocok dengan bidang tersebut.

Tips lainnya adalah persiapkan sedini mungkin apa yang akan kamu ungkapkan saat wawancara. Kalau bisa buat jawaban yang menarik namun sederhana dan tidak bertele-tele, karena jawaban yang spontan dan bertele-tele biasanya akan memunculkan pertanyaan lain yang dapat mempersulit kita.

Itulah beberapa pertanyaan yang biasanya keluar saat tes interview. Setiap pewawancara mempunyai standard atau aspek penilaian yang mungkin berbeda-beda. Jadi teman-teman bisa menyiapkan pertanyaan dan jawaban lain yang sesuai dengan posisi yang dilamar dan sesuai dengan diri kalian. Terus berlatih agar tidak terlalu gugup nantinya. Dan jangan lupa untuk mempelajari informasi yang kamu kirimkan kepada pihak perusahaan karena mungkin saja apa yang mereka tanyakan adalah apa yang mereka tahu dari informasi tersebut.

Tetap semangat dan jangan menyerah, terimakasih telah meluangkan waktu untuk membaca.

Salam.

 

Gambar : Canva

  25 Views    Likes  

Bingung Pilih Bahasa Pemograman Apa? Yuk Simak 6 Pilihan Terbaik Di 2021(Part 2)

previous post

Bingung pilih Bahasa Pemograman apa? Yuk simak 6 pilihan terbaik di 2021(part 1)
Bingung Pilih Bahasa Pemograman Apa? Yuk Simak 6 Pilihan Terbaik Di 2021(Part 2)

next post

Bingung Pilih Bahasa Pemograman Apa? Yuk Simak 6 Pilihan Terbaik Di 2021(Part 2)

related posts