banner

Rentan Depresi Mental Selama Karantina Pandemi Covid-19

Arahan karantina mandiri terus digaungkan untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19.  Virus ini bukan hanya sekedar mengancam gangguan kesehatan secara fisik akan tetapi juga secara mental. Hal ini menimbulkan kekhawatiran dan rasa bosan bagi masyarakat. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia  (PDSKJI) mengenai kesehatan jiwa masyarakat dengan melakukan pemeriksaan secara daring terhadap tiga masalah psikologis yaitu cemas, depresi, dan trauma psikologis. Hasilnya dari 1.522 responden sebanyak 64,3% masyarakat mengalami cemas dan depresi  sebagai dampak dari pandemi Covid-19, sedangkan 80% dari seluruh responden mengalami trauma psikologis.

Gejala gangguan kesehatan mental yang dialami berbeda-beda. Gangguan kesehatan mental merupakan permasalahan yang memiliki dampak besar terhadap kepribadian dan perilaku seseorang dalam menjalani kehidupannya, sehingga setiap individu harus tetap berpikir positif dan dapat mengendalikan diri agar dapat terhindar dari gangguan kesehatan mental. Berikut ini adalah beberapa tips untuk menjaga kesehatan mental yang perlu untuk diperhatikan:

Melakukan aktivitas secara fisik

Beragam aktivitas fisik dapat dilakukan untuk menciptakan perasaan tenang sehingga dapat mempengaruhi mood menjadi lebih baik. Aktivitas seperti lari disekitar komplek rumah, senam, yoga, bersepeda, berenang serta aktivitas fisik lain untuk mengurangi perasaan cemas, stress, serta dapat meningkatkan mood dan menjaga pikiran tetap positif. Berjemur di bawah sinar matahari juga merupakan aktivitas yang berpengaruh untuk meningkatkan sistem imun sehingga dapat menjaga fisik untuk tetap sehat.

Berusaha untuk tetap menjaga rutinitas dan komunikasi

Tetap berada pada rutinitas normal merupakan hal yang penting. Melakukan aktivitas yang bertujuan misalnya dengan tetap aktif dalam aktivitas perkuliahan, mengikuti acara-acara webinar baik yang diadakan oleh pihak internal kampus atau pihak eksternal. Menjaga komunikasi dengan sesama juga merupakan hal penting, dengan keadaan seperti saat ini komunikasi dapat dilakukan secara online. Hal-hal yang menyenangkan juga tetap dapat dilakukan bersama teman-teman secara online misalnya dengan nonton film bersama, senam, cover lagu dan lain sebagainya.

Menciptakan rutinitas baru

Karantina mandiri di rumah dapat kita jadikan sebuah kesempatan untuk melakukan hobi yang tak biasa atau aktivitas baru yang jarang atau bahkan tidak pernah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Belajar untuk memasak, menghabiskan waktu untuk membaca buku, menonton film, cover lagu secara online, atau mulai untuk menciptakan bisnis sederhana merupakan rutinitas-rutinitas baru yang dapat dilakukan sehingga kita tetap produktif walaupun hanya berada dirumah.

Bijak dalam memilah informasi

Informasi yang secara terus-menerus diberitakan dalam berbagai media dapat mempengaruhi kecemasan. Mengurangi atau membatasi menonton, membaca, atau mendengar berita mengenai pandemi Covid-19 juga perlu untuk dilakukan. Walaupun membatasi diri bukan berarti menutup diri dengan informasi yang penting dan terupdate. Sumber dari berita informasi yang diterima juga harus dipastikan berasal dari sumber yang terpercaya, hal ini bertujuan agar kita tidak tertipu dengan berita hoax yang dapat meningkatkan perasaan cemas kita.

  0 Views    Likes  

banner
cara Belajar Produktif & membangun motivasi belajar buat beasiswa Gimana sih ?

previous post

Cara Konsisten dalam menulis cerita pada wattpad
cara Belajar Produktif & membangun motivasi belajar buat beasiswa Gimana sih ?

next post

cara Belajar Produktif & membangun motivasi belajar buat beasiswa Gimana sih ?

related posts