Yuk Asah Problem Solving Kamu dengan Metode “Six Thinking Hats” ala De Bono!

Sebagian besar orang mungkin belum familiar dengan metode “Six Thinking Hats” ala de Bono. Apa sih metode “Six Thinking Hats” itu? Terus apa hubungannya dengan problem solving seseorang? Nah, artikel kali ini akan mengupas tuntas tentang “Six Thinking Hats” serta kaitannya dengan problem solving.

“Six Thinking Hats” merupakan konsep berpikir yang diciptakan oleh Edward de Bono yang berprofesi sebagai psikolog berkebangsaan Malta. De Bono menggunakan topi berwarna sebagai lambang untuk merepresentasikan 6 konsep berpikir atau sudut pandang yang berbeda. 6 konsep berpikir tersebut terdiri dari fakta dan logika yang dilambangkan topi putih, emosi dan intuisi yang dilambangkan topi merah, konstruktif dan positif yang dilambangkan topi kuning, kritis dan negatif yang dilambangkan topi hitam, lateral dan kreatif yang dilambangkan topi hijau, serta kontrol dan pengorganisasian yang dilambangkan topi biru. Yuk simak penjelasan berikut untuk mengetahui makna dari berbagai warna topi!

1. Topi Putih

Topi putih dalam metode “Six Thinking Hats” merepresentasikan cara berpikir berdasarkan fakta dan logika. Tentunya harus sesuai dengan data-data yang ada. Pemikiran topi putih bersifat deskriptif, artinya harus menggambarkan apa adanya, sehingga kita berupaya untuk terus mengembangkan pola pikir yang objektif.

2. Topi Merah

Berpikir menggunakan emosi, perasaan, dan intuisi merupakan cara berpikir yang digambarkan melalui topi merah dalam metode “Six Thinking Hats”. Berpikir imajinatif juga termasuk cara berpikir sesuai topi merah. Segala sesuatu yang berkaitan dengan perasaan, emosi, maupun intuisi memiliki sifat subjektif yang kadang tidak logis, tetapi bisa juga benar. Meskipun begitu, jika dikelola dengan baik dapat menuntun pada kebenaran dan kecerdasan secara emosional.

3. Topi Kuning

Dalam metode “Six Thinking Hats”, berpikir positif dan bersikap optimis dilambangkan oleh topi kuning. Kita akan diarahkan untuk fokus terhadap nilai dan manfaat, jika berorientasi pada topi ini. Berpikir konstruktif juga merupakan bagian dari cara berpikir topi kuning, yang membuat kita terus maju meskipun dalam keadaan sulit, karena segala sesuatu mungkin dapat terjadi.

4. Topi Hitam

Topi hitam merupakan kebalikan dari topi kuning. Dalam metode “Six Thinking Hats”, topi kuning merepresentasikan cara berpikir yang penuh dengan kehati-hatian dan terkadang berasumsi negatif sebagai landasan untuk berpikir kritis. Dengan berpikir kritis, akan memudahkan kita untuk mengambil keputusan, mencari solusi, dan menyelesaikan masalah. Berpikir kritis juga membantu untuk tetap bersikap tenang ketika berada dalam situasi sulit. Selain itu, membedakan fakta dan opini akan lebih mudah jika kita berpikir kritis.

5. Topi Hijau

Berpikir kreatif dan lateral dilambangkan dengan topi hijau dalam metode “Six Thinking Hats”. Kreativitas berfokus pada kemungkinan, alternatif, dan konsep/ide yang baru. Sedangkan berpikir lateral memiliki arti bahwa pemikiran untuk pemecahan masalah tidak melulu harus diselesaikan sesuai dengan langkah-langkah pada umumnya. Justru dengan berpikir lateral, kita dituntut untuk memecahkan masalah dengan berpikir di luar masalah tersebut, sehingga dapat lebih berpikir dengan jernih.

6. Topi Biru

Topi biru dalam metode “Six Thinking Hats” berfokus pada kontrol dan pengorganisasian. Dalam hal ini, topi biru berperan untuk mengelola dan mengendalikan proses berpikir, sehingga kita bisa fokus pada tujuan yang hendak dicapai dengan cara disiplin dalam menekankan hal-hal apa saja yang perlu dilakukan guna mencapai suatu tujuan.

Seringkali kita terbiasa untuk melakukan banyak hal secara bersamaan, seperti ketika kita berada dalam suatu kondisi yang sulit dan diterpa masalah, kita menggunakan emosi, logika, dan asumsi negatif secara bersamaan. Nyatanya hal tersebut tidaklah efektif. Belum tentu kita berhasil menemukan solusi dari pola pikir yang sedemikian rumitnya. Sama halnya ketika kita melakukan berbagai kegiatan, seperti berkuliah daring dan rapat daring secara bersamaan. Informasi yang kita peroleh tidak akan sepenuhnya masuk di pikiran kita. Maka dari itu, dengan menggunakan 6 topi berpikir ala de Bono, kita dapat belajar untuk menggunakan satu persatu topi berpikir yang ada secara bergantian sehingga dapat melihat berbagai perspektif secara berurutan. Metode “Six Thinking Hats” dapat membantu kita untuk mengasah kemampuan kita dalam memecahkan masalah dan mencari solusi (problem solving).

  5 Views    Likes  

Tips Menjaga Kesehatan selama Nge-Kost

previous post

REVIEW FILM SRI ASIH LANJUTAN DARI GUNDALA
Tips Menjaga Kesehatan selama Nge-Kost

next post

Tips Menjaga Kesehatan selama Nge-Kost

related posts