8 Kecerdasan yang membentuk karakter dan kepribadian kita

“ 8 kepribadian yang paling kuat dan paling lemah” (1 = paling kuat, 8 paling lemah) :

a. SQ (Spiritual Quotient) = Faith to The God’s Power

b. AQ (Adversity Quotient) = Defend Ability

c. PQ (Physical Quotient) = The Ability Of Self Development

d. EQ (Emotional Quotient) = Emotional Control Ability

e. IQ (Intelligent Quotient) = Thinking Ability

f. IQ (Intellectual Quotient) = The Ability to Apply The Manner

g. CQ (Creativity Quotient) = Creativity Development Ability

h. SQ (Social Quotient) = Adaptable Ability

 

Setiap individu pastinya memiliki potensi diri yang berbeda satu dengan yang lainnya. Potensi diri yang dimiliki merupakan kemampuan dan kualitas yang dimiliki oleh seseorang, namun hal tersebut belum dipergunakan secara maksimal. Terdapat 8 Kecerdasan yang membentuk karakter yaitu :

1) IQ (Intelligent Quotient) = Thinking Ability Intelligent Quotient (IQ) yang digunakan untuk menjelaskan sifat pikiran yang mencakup sejumlah kemampuan, contohnya seperti kemampuan untuk menalar, merencanakan, memecahkan suatu masalah, berpikir abstrak, memahami suatu gagasan, menggunakan Bahasa, dan belajar. Kecerdasan ini dapat diukur dengan menggunakan alat psikometri yang biasa disebut sebagai tes IQ. (Intelligent Quotient) ini yang artinya ukuran intelektual, analitis, logika dan rasio seseorang.

2) IQ (Intellectual Quotient) = The Ability to Apply The Manner Intellectual Quotient merupakan kemampuan yang dimiliki setiap individu untuk menerapkan sikap dan perilaku mereka sesuai dengan etika dan etiket yang berlaku. Selain itu, Intellectual Quotient juga merupakan kemampuan untuk dapat menampilkan diri dengan baik, dengan memiliki innovasi visi dan misi untuk mencapai keberhasilan.

3) PQ (Physical Quotient) = The Ability Of Self Development Physical Quotient merupakan kemampuan untuk dapat mengembangkan diri. Hal ini termasuk ke dalam kecerdasan fisik dimana hal tersebut menyangkut kekuatan dan kebugaran otot sekaligus dalam Kesehatan otak dan mental. Orang yang seimbang antar fisik dan mentalnya memiliki tubuh ideal serta otak yang cerdas. Kecerdasan fisik atau PQ (Physical Quotient) juga biasa dianggap sebagai dasar dari elemen IQ dan EQ.

4) EQ (Emotional Quotient) = Emotional Control Ability Emotional Quotient adalah kemampuan seseorang untuk menerima, menilai, mengelola, serta mengontrol emosi dalam dirinya dan orang lain disekitarnya. Kecerdasan Emosional (EQ) belakangan ini memiliki nilai yang tidak kalah penting dengan kecerdasan intelektual (IQ). Sebuah penelitian yang telah dilakukan mengungkapkan bahwa kecerdasan emosional 2x lebih penting daripada kecerdasan intelektual dalam memberikan kontribusi terhadap kesuksesan seseorang. Seorang psikolog bernama Daniel Goleman mengatakan bahwa “orang yang memiliki IQ tinggi namun memiliki EQ rendah cenderung lebih sering gagal daripada orang yang memiliki EQ tinggi namun IQ rendah”. Dalam bukunya juga tertulis bahwa kesuksesan karir seseorang ditentukan dari 85% EQ dan 15% IQ

5) CQ (Creativity Quotient) = Creativity Development Ability CQ (Creativity Quotient) merupakan potensi yang dimiliki seorang untuk memunculkan suatu penemuan baru dalam bidang ilmu dan teknologi serta semua bidang lainnya, atau dapat dikatakan kemampuan yang dimiliki untuk dapat menempatkan diri secara tepat dengan etika dan etikat, memiliki kemampuan untuk mengembangkan atau menciptakan sesuatu, dan kemampuan yang dimiliki untuk melakukan terobosan baru atau pendekatan – pendekatan masalah dengan cara yang berbeda. Terdapat 5 ciri kreatifitas :

- Kelancaran/kefasihan : Kemampuan untuk memproduksi banyak ide.

- Keluwesan : Kemampuan yang dimiliki untuk mengajukan bermacam – macam pendekatan jalan pemecahan masalah yang terjadi.

- Keaslian : Kemampuan untuk dapat melahirkan gagasan yang original atau asli.

- Penguraian : Kemampuan menguraikan sesuatu secara terperinci.

- Perumusan kembali : Merupakan kemampuan untuk mengkaji kembali suatu persoalan melalui cara yang berbeda dengan yang sudah lazim.

6) AQ (Adversity Quotient) = Defend Ability AQ (Adversity Quotient) yaitu kemampuan yang dimiliki seseorang saat menghadapi segala kesulitan, ada beberapa orang yang mencoba untuk tetap bertahan menghadapi kesulitan, dan ada juga sebagian orang yang lainnya mudah menyerah menghadapi situasi yang sulit. Jadi AQ adalah kemampuan atau kecerdasan yang dimiliki seseorang untuk dapat bertahan menghadapi masalah kesulitan dan mampu mengatasi tantangan hidup. Menurut Paul G Stolz dalam AQ memiliki 3 tingkatan AQ yang berbeda dalam masyarakat :

- Tingkat Quitrers ( orang yang berhenti ) Qoitrers adalah orang yang paling lemah AQ nya. Ketika ia menghadapi masalah ia langusung berhenti dan menyerah.

- Tingkat Campers ( orang yang berkemah ) Orang yang memiliki tingkay Campers memiliki AQ sedang. Ia merasa cukup dan puas dengan apa yang dicapainya dan ia tidak ingin lebih maju.

- Tingkat Climbers ( orang yang mendaki ) Climbers adalah orang yang ber-AQ tinggi dengan kemampuan dan kecerdasan yang tinggi untuk dapat bertahan menghadapi kesulitan dan mampu mengatasi tantangan hidup.

7) SQ (Social Quotient) = Adaptable Ability SQ (Social Quotient) meruapakan kemampuan yang dimiliki untuk dapat menempatkan diri sesuai dengan situasi dan kondisi yang terjadi di semua area kegiatan. Dimana kemampuan ini mencapai kematangan pada kesadaran berpikir dan bertindak untuk menjalankan peran manusia sebagai makhluk sosial dan menjalin hubungan dengan lingkungan sosialnya. Terdapat 5 kunci kecerdasan sosial :

- Mampu membaca situasi dan kondisi dari perasaan orang – orang dan konten sosial yang mempengaruhi orang lain (kesadaran situasi)

- Dapat menunjukan sikap percaya diri

- Memiliki perilaku yang jujur dan tulus

- Dapat bertutur kata dengan jelas dan sopan sehingga mampu dimengerti oleh orang lain

- Mampu merasakan apa yang dirasakan orang lain.

8) SQ (Spiritual Quotient) = Faith to The God’s Power SQ (Spiritual Quotient)

merupakan kecerdasan jiwa yang dimiliki yang dapat membantu seseorang untuk mengembangkan dirinya secara utuh melalui penciptaan yang kemungkinan untuk menerapkan nilai – nilai positif. Memiliki kemampuan untuk menyelaraskan inner beauty “jiwa dan raga” dengan kepercayaan dan keyakinan yang dimiliki bahwa Tuhanlah penentu keputusan, dimana dalam SQ memiliki kemampuan untuk mengandalkan Tuhan dan bukan dengan kekuatan/kemampuan sendiri juga percaya kepada Tuhan.

Pada SQ memiliki ciri utama yaitu ditunjukan dengan kesadaran seseorang untuk menggunakan pengalamannya sebagai bentuk penerapan nilai dan makna. Kecerdasan Spiritual yang berkembang dengan baik ditandai dengan adanya kemampuan seseorang bersikap fleksibel dan midah menyesuaikan diri dengan lingkungan, memiliki tingkat kesadaran yang tinggi, mampu menghadapi penderitaan dan rasa sakit, mampu mengambil pelajaran yang berharga dari suatu keterkaitan antar berbagai hal, mandiri, serta pada akhirnya membuat seseorang mengerti arti makna hidupnya. “SQ dapat disimpulkan yaitu merupakan kemampuan seseorang untuk dapat memahami arti hidup”

Strategi dan target yang dibuat untuk mengembangkan 8 kecerdasan :

Tips Meningkatkan SQ (SPIRITUAL QUOTIENT)

• Seringlah melakukan mawas diri dan perenungan mengenai diri sendiri, kaitan hubungan dengan orang lain, serta peristiwa yang dihadapi.

• Kenali tujuan, tanggung jawab, dan kewajiban kita hidup di dunia ini.

• Tumbuhkan kepedulian, kasih sayang, dan kedamaian

• Ambil hikmah dari segala perubahan di dalam kehidupan sebagai jalan untuk meningkatkan mutu pendidikan

• Kembangkan tim kerja dan kemitraan yang saling asah-asih-asuh.

• Belajar mempunyai rasa rendah hati di hadapan Tuhan dan sesama manusia.

Tips Meningkatkan EQ (EMOTIONAL QUOTIENT)

• Pahami dan rasakan perasaan diri sendiri

• Selalu Mendidik diri agar dapat bertahan dalam situasi sulit

• Hadapi dunia luar tanpa rasa takut

• Berusaha untuk memecahkan masalah sendiri

• Tumbuhkan rasa percaya diri dan kemampuan untuk bangkit dari kegagalan

• Tanamkan rasa hormat pada orang lain, kerja sama, dan semangat kerja tim

• Jangan menilai atau mengubah perasaan terlalu cepat

• Hubungkan perasaan yang Anda rasakan dengan pikiran Anda.

Tips Meningkatkan IQ (INTELLIGENCE QUOTIENT)

• Makan secara teratur, serta makan makanan yang banyak mengandung nutrisi untuk kesehatan Otak.

• Istirahatlah yang cukup, karena otak juga perlu istirahat untuk bekerja tidak terlalu berat.

• Motivasi diri untuk selalu optimis dan hilangkan rasa malas

• Selalu berpikir positif.

• Kembangkan keterampilan otak dengan kegiatan puzzle, tebak kata, teka-teki silang, bermain game di komputer maupun HP dan lain-lain

• Batasi waktu yang tidak berguna, misalnya bermain secara berlebihan

Tips meningkatkan CQ (CRETIVITY QUOTIENT)

• KELANCARAN : Kemampuan memproduksi banyak ide.

• KELUWESAN : Kemampuan untuk mengajukan bermacam-macam pendekatan jalan pemecahan masalah.

• KEASLIAN : Kemampuan untuk melahirkan gagasan yang orisinal sebagai hasil pemikiran sendiri.

• PENGURAIAN : Kemampuan menguraikan sesuatu secara terperinci.

• PERUMUSAN KEMBALI : Kemampuan untuk mengkaji kembali suatu persoalan melalui cara yang berbeda dengan yang sudah lazim. 

Tips meningkatkan AQ (ADVERSITY QUOTIENT)

• AQ Tingkat “Quitters” (Orang-orang yang Berhenti) : tingkatan AQ paling rendah, menyerah ketika menghadapi kesulitan hidup.

• AQ Tingkat “Campers” (Orang yang Berkemah) : campers adalah AQ tingkat bawah.

• AQ Tingkat “Climbers” (Orang yang Mendaki) : climbers adalah pendaki sejati.

Tips meningkatkan SQ (Social Quotient)

• Perhatikan baik-baik sekitarmu

• Tingkatkan kecerdasan emosionalmu

• Hormati perbedaan budaya

• Berlatih active listening

• Hargai orang-orang penting yang ada di hidupmu

Tips meningkatkan IQ (Intellectual Quotient)

• Bermain instrumen atau alat musik

• Mempelajari bahasa baru

• Membaca buku

• Bermain catur

• Mengonsumsi makanan bergizi

• Berolahraga

Tips meningkatkan PQ (Physical Quotient)

Kecerdasan Fisik (PQ) adalah kecerdasan yang dimiliki oleh tubuh kita. Kita sering tidak memperhitungkannya.

Coba renungkan : Tanpa adanya perintah dari kita tubuh kita menjalankan sistem pernafasan, sistem peredaran darah, sistem syaraf dan sistem-sistem vital lainnya. Tubuh kita terus menerus memantau lingkungannya, menghancurkan sel pembawa penyakit, mengganti sel yang rusak dan melawan unsur-unsur yang mengganggu kelangsungan hidup. Seluruh proses itu berjalan di luar kesadaran kita dan berlangsung setiap saat dalam hidup kita. Ada kecerdasan yang menjalankan semuanya itu dan sebagian besar berlangsung di luar kesadaran kita.

• Latihan fisik untuk menjaga kebugaran tubuh

• Melakukan hal – hal yang disukai (Hobby)

• Melakukan olahraga relexing untuk menghilangkan stress

• Berani mencoba hal baru dan berlatih untuk mengembangkan diri. 

  377 Views    Likes  

Maba Harus Tahu 6 Skill Penting Sebelum Masuk Kuliah!

previous post

Mengenal Kampus Almamater Para Idol Kpop, Dari Anggota BTS hingga Seventeen.
Maba Harus Tahu 6 Skill Penting Sebelum Masuk Kuliah!

next post

Maba Harus Tahu 6 Skill Penting Sebelum Masuk Kuliah!

related posts