How to Deal With Procrastination?

Hai, sahabat OSC. How’s your day? Semoga dimanapun kalian berada, kalian tetap berada dalam keadaan sehat meskipun memiliki segudang aktivitas dan kesibukan. Membahas soal kesibukan, tentunya kita akan berpacu pada manajemen waktu dan jadwal yang telah ada. Namun, ada kalanya kita kesulitan untuk mengatur diri kita sendiri untuk tetap fokus pada jadwal dan tidak melakukan hal lain yang tidak ada kaitannya dengan tugas atau pekerjaan kita. Pada kenyataannya, tak jarang ketika kita memiliki tugas yang seharusnya dikerjakan, atau punya waktu luang untuk tidur lebih awal agar keesokan harinya bisa bangun dan merasa lebih segar, tetapi kita memilih untuk melakukan hal lain yang tidak ada korelasinya dengan kegiatan kita, misalnya bermain games, scroll social media atau sejenisnya.

Perilaku tersebut termasuk dalam golongan menunda-nunda pekerjaan. Secara lebih ilmiah, gemar menunda-nunda pekerjaan disebut sebagai prokrastinasi. Menurut Wikipedia, prokrastinasi berarti tindakan mengganti tugas berkepentingan tinggi dengan tugas berkepentingan rendah, sehingga tugas penting pun tertunda. Bagaimanapun juga, semua orang pasti pernah melakukan prokrastinasi baik secara sadar maupun tidak sadar. Namun, mulai saat ini kita harus dapat mengendalikan diri untuk mengurangi prokrastinasi karena prokrastinasi dapat menyebabkan efek burnout, perubahan mood, kelelahan, stres, dan manajemen waktu yang buruk. Dampak negative tersebut terjadi karena penumpukan tugas yang dilakukan dan ketidakmampuan untuk menyelesaikan tumpukan tugas tersebut.

Meski demikian, prokrastinasi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Adapun hal-hal yang dapat dilakukan dalam mencegah dan menangani prokrastinasi, antara lain:

Menerima dan memperbaiki, ketika berada dalam masa prokrastinasi, kita harus menyadari bahwa semua orang pasti pernah melakukan prokrastinasi. Namun, akan menjadi tidak tepat apabila kita membiarkan prokrastinasi menguasai diri kita secara terus-menerus. Ada kalanya saat mengalami burnout, kita tidak harus memaksakan diri untuk mengerjakan suatu pekerjaan, prokrastinasi dapat dilakukan bersamaan dengan istirahat sejenak sebelum kembali berkutat pada tugas. Membuat to-do list, selain rasa malas, prokrastinasi juga disebabkan oleh lupa. Dengan membuat list apa yang harus kamu kerjakan, dapat bermanfaat untuk mencegah prokrastinasi karena kamu jadi mengetahui seberapa banyak tugas yang harus kamu kerjakan dan menyiasati waktu istirahatmu agar tidak kekurangan waktu dalam bekerja.  Selain itu, kamu juga tidak akan melupakan hal yang harus kamu lakukan. Ambillah pekerjaan atau tugas yang paling sulit di pagi hari, sebab pagi hari adalah saat dimana seluruh energi dan pikiran masih segar dan belum berpusat pada kecemasan lain. Selain itu, pikiran belum bercampur atau terdistraksi oleh hal baru yang ditemui sehingga dalam mengerjakan tugas yang paling sulit akan memberi motivasi untuk mengerjakan tugas yang lebih sederhana. Hindari hal yang menimbulkan distraksi, maksudnya ketika kamu sudah berhasil memunculkan niat untuk mengerjakan pekerjaan kamu, sebaiknya matikan notifikasi telepon pintar kamu sebelum memulai pekerjaan agar saat kamu sudah mulai fokus, kamu tidak beralih bermain handphone.   Memulai setidaknya 5 menit pertama, hal yang paling penting dalam menanggulangi prokrastinasi adalah, paksakan diri kamu untuk mengerjakan pekerjaan selama 5 menit pertama, jika kamu telah menikmatinya, kamu akan lupa dengan 5 menit tersebut dan melanjutkan pekerjaan hingga selesai. Yang penting dimulai dulu, karena memulai adalah hal yang paling berat dan sulit untuk dilakukan. Berada pada lingkungan yang sehat, selain 5 hal diatas, lingkungan yang sehat akan memengaruhi kamu, jika kamu berada dalam lingkungan yang tidak melakukan prokrastinasi, kamu akan terbawa untu ikut disiplin. Namun, jika kamu berada dalam lingkungan yang suka menunda-nunda pekerjaan, kamu akan ikut terbiasa dalam suasana tersebut dan bersantai karena melihat lingkungan kalian juga bersantai. Perbaiki niat dan mindset, semua hal yang telah disebutkan hanya akan berguna jika kalian benar-benar menanamkan mindset untuk mau melakukan pekerjaan dan berniat untuk tidak menunda pekerjaan.

Pastinya masih ada banyak hal lagi yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menanggulangi prokrastinasi sesuai dengan kepribadian dan gaya masing-masing. Yang terpenting adalah bagaimana kita dapat benar-benar meniatkan diri untuk melakukannya dengan hati dan mau merubah kebiasaan buruk. Sekian untuk hari ini tentang prokrastinasi, semoga artikel ini membantu dan yuk mulai dari sekarang mengerjakan hal yang penting terlebih dahulu????! Salam, sampai jumpa!

  6 Views    Likes  

Rekomendasi Kegiatan Setelah Lulus UTBK atau SNBP!

previous post

Program Baru Bank BSI ini Sediakan Beasiswa Bagi Pelajar SMA Sederajat!
Rekomendasi Kegiatan Setelah Lulus UTBK atau SNBP!

next post

Rekomendasi Kegiatan Setelah Lulus UTBK atau SNBP!

related posts